Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
KaSatu.id - To The Point

KaSatu.id - To The Point

  • Business
  • _Strategy
  • _Economy
  • _Finance
  • _Retail
  • _Advertising
  • _Careers
  • _Media
  • _Real Estate
  • _Small Business
  • _The Better Work Project
  • _Personal Finance
  • Tech
  • _Science
  • _AI
  • _Enterprise
  • _Transportation
  • _Startups
  • _Innovation
  • Markets
  • _Stocks
  • _Indices
  • _Commodities
  • _Crypto
  • _Currencies
  • _ETFs
  • Lifestyle
  • _Entertainment
  • _Culture
  • _Travel
  • _Food
  • _Health
  • _Parenting
  • Politics
  • _Military & Defense
  • _Law
  • _Education
  • Reviews
  • _Tech
  • _Streaming
  • _Tickets
  • _Kitchen
  • _Style
  • _Beauty
  • _Gifts
  • _Deals
  • Video
  • _Big Business
  • _Food Wars
  • _So Expensive
  • _Still Standing
  • _Boot Camp
  • Home
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • Bola
  • Olahraga
  • Foto
HEADLINE HARI INI
  • Beranda
  • Dewi Sartika
  • Kuningan
  • Open Bidding
  • Opini
  • Sekda
  • Sosok

Proses Seleksi Sekda Rasa Pilkada

Oleh Redaksi
April 24, 2025


Oleh: Dewi Sartika

KuninganSatu.com,- Proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) sejatinya adalah panggung profesionalisme tempat berkumpulnya para ASN terbaik untuk menunjukkan integritas, kompetensi, dan akuntabilitas. Tapi rupanya, di balik layar, ada kompetensi lain yang lebih dicari kemampuan membentuk tim sukses dan keahlian menyusun anggaran non-APBD untuk operasional sukses.


Entah sejak kapan jabatan karir di birokrasi berubah jadi ajang mirip Pilkada. Calon Sekda kini tak hanya menyiapkan makalah visi misi, tapi juga menyusun grand strategy pemenangan, menyewa konsultan, dan konon menyiapkan amplop berisi "penguat niat". Kalau begini terus, bukan tidak mungkin kita akan melihat baliho calon Sekda berdiri di perempatan jalan dengan tagline: Berpengalaman, Berkoneksi, dan Siap Modal.


Dalam logika politik, membentuk tim sukses dan mengucurkan dana merupakan langkah lumrah. Tapi dalam konteks birokrasi, ini adalah anomali. ASN seharusnya menjauh dari praktik semacam itu. Ketika seleksi Sekda dikotori oleh manuver politik, maka potensi munculnya balas budi jabatan, nepotisme, dan manipulasi kebijakan sangat besar.


Tim sukses pun tak kalah menarik. Mereka bukan dari kalangan aktivis atau partai politik, tapi dari jaringan birokrasi, lengkap dengan peran, ada yang bertugas lobi ke pejabat, ada yang mengatur narasi di media, dan ada juga yang spesialis pengkondisian suasana hati para pengambil keputusan.


Mengingat sekda merupakan jabatan milik publik dan bukan merupakan jabatan pilihan bupati saja sebaiknya publik juga diberikan ruang untuk menilai kemampuan dari Calon Sekda yang dimaksud.


Hal Ini karena Sekda adalah juga ketua TAPD, Ketua Baperjakat, Ketua TKPRD yg mengurus tata ruang dan berbagai jabatan yg melekat lainnya yg bersentuhan dengan Jawa Barat yang berarti menyangkut hidup orang banyak.


Maka dalam hal ini publik juga punya kewajiban untuk menguji pemahaman dan kemampuan serta wawasannya di ruang lingkup kampus termasuk akademisi, pengusaha dan para petani juga berhak melakukan pendalaman terhadap kemampuanya, apakah sesuai dengan harapan untuk memberikan solusi atau hanya mengejar jabatan saja. Ingat uang APBD adalah uang yg berasal dari pajak rakyat jadi rakyat juga harus tau isi otak dari calon Sekda tersebut.


Dan kita belum bicara soal efek lanjutannya. Ketika seorang Sekda naik dengan cara transaksional, maka kita tidak sedang memilih pemimpin birokrasi kita sedang melantik bendahara politik. Bukan untuk melayani publik, tapi untuk mengembalikan modal dan memperkuat jaringan. Anggaran daerah pun tak lagi jadi alat pembangunan, tapi semacam return on investment yang harus dikembalikan dengan bunga pengaruh.


(red)

Tags:
  • Dewi Sartika
  • Kuningan
  • Open Bidding
  • Opini
  • Sekda
  • Sosok
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Most popular
  • PT Bahana Ocot Sejahtera Klarifikasi Program Rekening Digital: Dijalankan Secara Legal, Aman, dan Bermanfaat bagi Masyarakat

    Mei 30, 2025
    PT Bahana Ocot Sejahtera Klarifikasi Program Rekening Digital: Dijalankan Secara Legal, Aman, dan Bermanfaat bagi Masyarakat
  • Mitra Kita Brilian: Provider Internet Kebanggaan Kabupaten Kuningan

    April 28, 2025
    Mitra Kita Brilian: Provider Internet Kebanggaan Kabupaten Kuningan
  • Editorial: Dimana Bumi Dijunjung, Disitu Langit Dipijak?

    Agustus 25, 2025
    Editorial: Dimana Bumi Dijunjung, Disitu Langit Dipijak?
  • HANI 2025, Wakil Bupati Kuningan Ajak Warga Perangi Narkoba Hingga Tuntas

    Juni 27, 2025
    HANI 2025, Wakil Bupati Kuningan Ajak Warga Perangi Narkoba Hingga Tuntas
  • Cuma ICON+ yang Legal, Sisanya Ilegal? PLN: Itu Sangat Merugikan!

    Agustus 03, 2025
    Cuma ICON+ yang Legal, Sisanya Ilegal? PLN: Itu Sangat Merugikan!
Gila Temax
REDAKSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
Copyright © 2025 KASATU.ID from PT. SADAYA MEDIA UTAMA. All rights reserved.