Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
KaSatu.id - To The Point

KaSatu.id - To The Point

  • Business
  • _Strategy
  • _Economy
  • _Finance
  • _Retail
  • _Advertising
  • _Careers
  • _Media
  • _Real Estate
  • _Small Business
  • _The Better Work Project
  • _Personal Finance
  • Tech
  • _Science
  • _AI
  • _Enterprise
  • _Transportation
  • _Startups
  • _Innovation
  • Markets
  • _Stocks
  • _Indices
  • _Commodities
  • _Crypto
  • _Currencies
  • _ETFs
  • Lifestyle
  • _Entertainment
  • _Culture
  • _Travel
  • _Food
  • _Health
  • _Parenting
  • Politics
  • _Military & Defense
  • _Law
  • _Education
  • Reviews
  • _Tech
  • _Streaming
  • _Tickets
  • _Kitchen
  • _Style
  • _Beauty
  • _Gifts
  • _Deals
  • Video
  • _Big Business
  • _Food Wars
  • _So Expensive
  • _Still Standing
  • _Boot Camp
  • Home
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • Bola
  • Olahraga
  • Foto
HEADLINE HARI INI
  • Beranda
  • Dian Rachmat Yanuar
  • Kuningan
  • Lingkungan
  • Pemerintahan

Krisis Petani Muda dan Isu Lingkungan, Bupati Kuningan Siap Evaluasi Program dan Investasi

Oleh Redaksi
Mei 08, 2025


KuninganSatu.com,- Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyoroti persoalan regenerasi petani dan isu lingkungan yang semakin mendesak di Kabupaten Kuningan. Ia mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 60 persen petani di Kuningan berusia di atas 56 tahun, yang menunjukkan krisis regenerasi di sektor pertanian. Hal tersebut disampaikan Bupati ketika wawancara bersama media usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kuningan, Rabu (7/5/2025).


“Minimnya keterlibatan generasi muda di pertanian harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk pemerintah provinsi,” kata Bupati Dian.


Ia menegaskan perlunya program yang menjadikan pertanian lebih menarik, termasuk melalui kemudahan akses terhadap layanan perbankan dan proses perizinan. Selain itu Bupati juga menyinggung persoalan fluktuasi harga saat panen raya yang kerap merugikan petani.


“Ini seharusnya bisa diintervensi oleh pemerintah agar petani tidak terus dirugikan,” ujarnya.


Terkait isu lingkungan, Bupati Dian menyatakan sepakat dengan pernyataan Deddy Mulyadi yang menyebut Kuningan sebagai paru-paru wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan). Menurutnya, pembangunan di Kuningan harus dilakukan secara berkelanjutan dan proporsional agar tidak merusak lingkungan.


“Terutama kawasan tangkapan air, yang justru menghasilkan miliaran rupiah bagi masyarakat. Soal moratorium pembangunan perumahan di wilayah-wilayah sensitif lingkungan, akan kami kaji dan tertibkan secara menyeluruh,” tegasnya.


Adanya isu mengenai rencana pembangunan hotel di kawasan wisata Arunika Bupati Dian mengaku belum menerima laporan resmi. Namun ia menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan investasi dan kelestarian alam.


“Kuningan harus tetap menjadi daerah yang ramah investasi, tapi juga tetap menjaga lingkungan,” ujarnya.


Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menanggapi persoalan pengelolaan air yang melibatkan beberapa pihak termasuk salah satunya adalah BUMD. Ia menyebut adanya ketidaksepakatan serta laporan tentang pengusaha yang menggunakan air secara langsung tanpa prosedur resmi.


“Saya belum bisa berkomentar lebih jauh, tapi saya akan segera mengundang semua pihak terkait untuk duduk bersama. Minggu depan saya akan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BUMD, termasuk PDAM,” pungkasnya.


(red)

Tags:
  • Dian Rachmat Yanuar
  • Kuningan
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Most popular
  • Beredar Isu Pemerasan, Keluarga IM Angkat Bicara: “Tidak Benar, Kami Mohon Maaf”

    September 22, 2025
    Beredar Isu Pemerasan, Keluarga IM Angkat Bicara: “Tidak Benar, Kami Mohon Maaf”
  • Dari Kampung Terasi Menjadi Wisata Populer: Sejarah dan Transformasi Side Land Kaduela

    April 25, 2025
    Dari Kampung Terasi Menjadi Wisata Populer: Sejarah dan Transformasi Side Land Kaduela
  • Skandal Guru-Siswi, Ini Jawaban Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kuningan

    Juli 29, 2025
    Skandal Guru-Siswi, Ini Jawaban Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kuningan
  • Mitra Kita Brilian: Provider Internet Kebanggaan Kabupaten Kuningan

    April 28, 2025
    Mitra Kita Brilian: Provider Internet Kebanggaan Kabupaten Kuningan
  • Dukung Siapa? Di Balik Polling Sekda Kuningan

    Agustus 23, 2025
    Dukung Siapa? Di Balik Polling Sekda Kuningan
Gila Temax
REDAKSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
Copyright © 2025 KASATU.ID from PT. SADAYA MEDIA UTAMA. All rights reserved.