Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
KaSatu.id - To The Point

KaSatu.id - To The Point

  • Business
  • _Strategy
  • _Economy
  • _Finance
  • _Retail
  • _Advertising
  • _Careers
  • _Media
  • _Real Estate
  • _Small Business
  • _The Better Work Project
  • _Personal Finance
  • Tech
  • _Science
  • _AI
  • _Enterprise
  • _Transportation
  • _Startups
  • _Innovation
  • Markets
  • _Stocks
  • _Indices
  • _Commodities
  • _Crypto
  • _Currencies
  • _ETFs
  • Lifestyle
  • _Entertainment
  • _Culture
  • _Travel
  • _Food
  • _Health
  • _Parenting
  • Politics
  • _Military & Defense
  • _Law
  • _Education
  • Reviews
  • _Tech
  • _Streaming
  • _Tickets
  • _Kitchen
  • _Style
  • _Beauty
  • _Gifts
  • _Deals
  • Video
  • _Big Business
  • _Food Wars
  • _So Expensive
  • _Still Standing
  • _Boot Camp
  • Home
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • Bola
  • Olahraga
  • Foto
HEADLINE HARI INI
  • Beranda
  • Data Pendidikan 2024
  • Jawa Barat
  • Kuningan
  • Masalah Sosial
  • Pendidikan
  • Pendidikan Gratis
  • Putus Sekolah
  • Sekolah Dasar
  • Sekolah Menengah
  • Wajib Belajar 12 Tahun

Miris! 117 Siswa di Kuningan Putus Sekolah

Oleh Redaksi
Juni 16, 2025

Pendidikan, KuninganSatu.com - Di tengah gencarnya pemerintah menggaungkan program pendidikan gratis melalui wajib belajar 12 tahun, sebanyak 117 siswa di Kabupaten Kuningan tercatat putus sekolah pada tahun ajaran 2024/2025. Data tersebut dirilis oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi per 30 November 2024.


Dari jumlah tersebut, 84 siswa berasal dari jenjang Sekolah Dasar (SD), 30 siswa dari Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 3 siswa dari Sekolah Menengah Atas (SMA). Angka ini mencerminkan bahwa meskipun sekolah telah digratiskan, masih terdapat hambatan nyata yang membuat anak-anak di Kuningan terhenti dari jalur pendidikan.


Kecamatan Ciawigebang, Cidahu, dan Kuningan mencatat jumlah siswa putus sekolah tertinggi pada jenjang SD. Untuk jenjang SMP, Kecamatan Kuningan dan Lebakwangi menjadi penyumbang terbanyak. Sementara pada tingkat SMA, kasus tersebar di tiga kecamatan berbeda.


Fenomena ini menimbulkan ironi tersendiri. Sekolah memang digratiskan, tetapi dalam praktiknya, banyak keluarga masih terbebani oleh biaya tidak langsung seperti transportasi, seragam, perlengkapan sekolah, hingga konsumsi harian. Bagi keluarga berpenghasilan rendah, beban ini tetap terasa berat sehingga anak-anak akhirnya terpaksa berhenti sekolah.


Selain itu, rendahnya motivasi belajar juga menjadi penyebab yang tak bisa diabaikan. Banyak siswa merasa tertinggal dalam pelajaran, kurang mendapatkan perhatian atau bimbingan yang memadai, hingga merasa tidak nyaman dengan lingkungan belajar. Kondisi ini membuat sebagian anak memilih mundur dari pendidikan formal.


Setiap tahun, sekolah-sekolah di Kuningan melaporkan adanya siswa yang keluar tanpa menyelesaikan pendidikan. Tanpa kejelasan alasan, mereka menghilang dari daftar peserta didik aktif, meninggalkan ruang kelas yang seharusnya menjadi tempat mereka bertumbuh.


Meskipun jumlah 117 tampak kecil dibanding ribuan siswa yang masih aktif, angka ini tetap menjadi peringatan serius. Program pendidikan gratis belum sepenuhnya menjamin keberlangsungan pendidikan tanpa hambatan. Upaya perbaikan tidak cukup hanya dengan penghapusan biaya sekolah, tetapi juga perlu menyasar dukungan ekonomi keluarga, kualitas pembelajaran, dan penguatan motivasi siswa.


(red)
Tags:
  • Data Pendidikan 2024
  • Jawa Barat
  • Kuningan
  • Masalah Sosial
  • Pendidikan
  • Pendidikan Gratis
  • Putus Sekolah
  • Sekolah Dasar
  • Sekolah Menengah
  • Wajib Belajar 12 Tahun
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Most popular
  • PT Bahana Ocot Sejahtera Klarifikasi Program Rekening Digital: Dijalankan Secara Legal, Aman, dan Bermanfaat bagi Masyarakat

    Mei 30, 2025
    PT Bahana Ocot Sejahtera Klarifikasi Program Rekening Digital: Dijalankan Secara Legal, Aman, dan Bermanfaat bagi Masyarakat
  • Mitra Kita Brilian: Provider Internet Kebanggaan Kabupaten Kuningan

    April 28, 2025
    Mitra Kita Brilian: Provider Internet Kebanggaan Kabupaten Kuningan
  • Editorial: Dimana Bumi Dijunjung, Disitu Langit Dipijak?

    Agustus 25, 2025
    Editorial: Dimana Bumi Dijunjung, Disitu Langit Dipijak?
  • HANI 2025, Wakil Bupati Kuningan Ajak Warga Perangi Narkoba Hingga Tuntas

    Juni 27, 2025
    HANI 2025, Wakil Bupati Kuningan Ajak Warga Perangi Narkoba Hingga Tuntas
  • Cuma ICON+ yang Legal, Sisanya Ilegal? PLN: Itu Sangat Merugikan!

    Agustus 03, 2025
    Cuma ICON+ yang Legal, Sisanya Ilegal? PLN: Itu Sangat Merugikan!
Gila Temax
REDAKSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
Copyright © 2025 KASATU.ID from PT. SADAYA MEDIA UTAMA. All rights reserved.