Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Kuningan Tunjukkan Empati, Kunjungi Keluarga Ny. IR di Gandasoli

Jumat, 18 Juli 2025 | Juli 18, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-07-18T02:04:56Z


KUNINGAN, KASATU.ID - Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, memutuskan untuk menonaktifkan sementara Direktur RSUD Linggajati, menyusul kasus meninggalnya janin milik Ny. IR, warga Desa Gandasoli, Kecamatan Kramatmulya. Keputusan tersebut diambil guna menjaga netralitas proses investigasi yang kini tengah berjalan.


Langkah ini disampaikan Bupati usai mengunjungi kediaman keluarga korban pada Kamis (17/7/2025), sebagai bentuk empati dan dukungan moral kepada Ny. IR dan suaminya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan rasa duka yang mendalam serta memastikan akan ada pendampingan medis bagi sang ibu.


“Kami turut prihatin atas musibah ini. Kami akan tugaskan dokter untuk memantau kesehatan ibu agar bisa pulih seperti sedia kala,” ungkapnya.


Dalam dialog bersama keluarga, Bupati mendengarkan langsung penuturan kronologi kejadian. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan telah membentuk tim investigasi independen yang melibatkan unsur medis dan manajerial untuk menelusuri kasus ini secara objektif.


“Untuk menjaga independensi Majelis Disiplin Profesi, Direktur RSUD kami nonaktifkan sementara sampai investigasi rampung, tentu tetap menjunjung asas praduga tak bersalah,” kata Bupati Dian menegaskan.


Sebagai tindak lanjut medis, RSUD Linggajati telah melakukan Audit Maternal Perinatal Internal (AMP) pada 2 Juli 2025. Hasil audit itu kemudian dibahas bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dan pihak terkait pada 16 Juli 2025.


Bupati menambahkan bahwa peristiwa ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh dalam peningkatan kualitas layanan publik di bidang kesehatan.


“Atas kejadian ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Linggajati. Ini pelajaran penting untuk semua pihak,” pungkasnya.


.RED

×
Berita Terbaru Update