Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
KaSatu.id - To The Point

KaSatu.id - To The Point

  • Business
  • _Strategy
  • _Economy
  • _Finance
  • _Retail
  • _Advertising
  • _Careers
  • _Media
  • _Real Estate
  • _Small Business
  • _The Better Work Project
  • _Personal Finance
  • Tech
  • _Science
  • _AI
  • _Enterprise
  • _Transportation
  • _Startups
  • _Innovation
  • Markets
  • _Stocks
  • _Indices
  • _Commodities
  • _Crypto
  • _Currencies
  • _ETFs
  • Lifestyle
  • _Entertainment
  • _Culture
  • _Travel
  • _Food
  • _Health
  • _Parenting
  • Politics
  • _Military & Defense
  • _Law
  • _Education
  • Reviews
  • _Tech
  • _Streaming
  • _Tickets
  • _Kitchen
  • _Style
  • _Beauty
  • _Gifts
  • _Deals
  • Video
  • _Big Business
  • _Food Wars
  • _So Expensive
  • _Still Standing
  • _Boot Camp
  • Home
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • Bola
  • Olahraga
  • Foto
HEADLINE HARI INI
  • Beranda
  • Berita Kuningan
  • Bimtek BPD
  • BPD
  • Desa Mekarjaya
  • DPMD Kuningan
  • Kabupaten Kuningan
  • Kepala Desa
  • Komunikasi Pemerintah Desa
  • Kuningan
  • PABPDSI
  • Partisipasi Masyarakat
  • Pelatihan Desa
  • Pemerintahan Desa
  • Sinergi Desa

BPD dan Kades Satu Meja, Desa Pasti Sejahtera!

Oleh Redaksi
Juli 08, 2025


Kuningan, KuninganSatu.com - Komunikasi yang efektif antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kepala Desa dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun pemerintahan desa yang harmonis, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan, H. Akhmad Paruk, S.Sos., M.Si., saat menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas BPD Gelombang 4 yang digelar di Hotel Ayong Linggarjati, Senin (7/7/2025).


Dalam paparannya di hadapan para anggota BPD dari berbagai desa di Kabupaten Kuningan, Akhmad Paruk menekankan pentingnya membangun komunikasi langsung antara BPD dan Kepala Desa sebagai langkah awal dalam menyelesaikan dinamika di tingkat pemerintahan desa.


“Komunikasi tingkat pertama antara BPD dan Kepala Desa harus bersifat langsung dan informal terlebih dahulu. Dari situ akan tumbuh rasa saling percaya dan pengertian sebelum dibawa ke forum formal,” ujarnya.


Akhmad Paruk juga membagikan pengalamannya saat menjabat sebagai Ketua BPD di Desa Mekarjaya. Menurutnya, pendekatan informal seperti bertemu Kepala Desa satu atau dua hari sebelum musyawarah desa sangat efektif dalam meredam potensi konflik dan memastikan forum berjalan lancar.


“Kami biasa berdiskusi ringan mengenai agenda, poin-poin penting, dan isu-isu yang berkembang di masyarakat. Hal ini membuat proses musyawarah menjadi lebih produktif,” kenangnya.


Lebih lanjut, ia mencontohkan bahwa BPD Desa Mekarjaya saat itu rutin melakukan kunjungan ke dusun-dusun untuk menyerap aspirasi warga. Surat tembusan kegiatan selalu dikirimkan kepada pemerintah desa, dan karena telah terbangun komunikasi yang baik sebelumnya, kegiatan tersebut mendapat respons positif dari pihak desa.


“Itulah pentingnya membangun komunikasi sejak awal. Ketika BPD dan pemerintah desa saling memahami, maka program dan kegiatan pun akan saling mendukung,” tambahnya.


Namun demikian, Akhmad Paruk menyadari bahwa dalam praktiknya, tidak semua komunikasi berjalan mulus. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya mekanisme koordinasi berjenjang. Jika komunikasi langsung tidak efektif, maka jalur koordinasi melalui pihak kecamatan bisa menjadi solusi. Selain itu, lembaga seperti DPK APDESI dan PABPDSI juga memiliki peran penting sebagai mediator jika terjadi kebuntuan komunikasi.


“Pemerintahan desa yang kuat itu bukan karena tidak pernah berselisih, tapi karena punya mekanisme komunikasi dan penyelesaian masalah yang efektif,” tegasnya.


Di akhir paparannya, Akhmad Paruk mengajak seluruh peserta untuk memperkuat sinergi kelembagaan demi menciptakan pemerintahan desa yang inklusif dan partisipatif.


“Komunikasi yang baik akan membuka ruang sinergi dan membangun kepercayaan. Ini penting agar BPD dan pemerintah desa bisa berjalan beriringan untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.


(red)

Tags:
  • Berita Kuningan
  • Bimtek BPD
  • BPD
  • Desa Mekarjaya
  • DPMD Kuningan
  • Kabupaten Kuningan
  • Kepala Desa
  • Komunikasi Pemerintah Desa
  • Kuningan
  • PABPDSI
  • Partisipasi Masyarakat
  • Pelatihan Desa
  • Pemerintahan Desa
  • Sinergi Desa
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Most popular
  • PT Bahana Ocot Sejahtera Klarifikasi Program Rekening Digital: Dijalankan Secara Legal, Aman, dan Bermanfaat bagi Masyarakat

    Mei 30, 2025
    PT Bahana Ocot Sejahtera Klarifikasi Program Rekening Digital: Dijalankan Secara Legal, Aman, dan Bermanfaat bagi Masyarakat
  • Mitra Kita Brilian: Provider Internet Kebanggaan Kabupaten Kuningan

    April 28, 2025
    Mitra Kita Brilian: Provider Internet Kebanggaan Kabupaten Kuningan
  • Editorial: Dimana Bumi Dijunjung, Disitu Langit Dipijak?

    Agustus 25, 2025
    Editorial: Dimana Bumi Dijunjung, Disitu Langit Dipijak?
  • HANI 2025, Wakil Bupati Kuningan Ajak Warga Perangi Narkoba Hingga Tuntas

    Juni 27, 2025
    HANI 2025, Wakil Bupati Kuningan Ajak Warga Perangi Narkoba Hingga Tuntas
  • Cuma ICON+ yang Legal, Sisanya Ilegal? PLN: Itu Sangat Merugikan!

    Agustus 03, 2025
    Cuma ICON+ yang Legal, Sisanya Ilegal? PLN: Itu Sangat Merugikan!
Gila Temax
REDAKSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
Copyright © 2025 KASATU.ID from PT. SADAYA MEDIA UTAMA. All rights reserved.